Monday, May 4, 2026

bayangan di cermin

senyum itu sungguh menjadi tipuan yang sangat baik.. menjalani hari seperti orang normal pada umumnya, namun hal itu tidak sepenuhnya benar.. di dalam setiap tindakan dan aktifitas normal yang dilakukan, ada begitu banyak perasaan yang dipendam, ditahan, menunggu waktu tenang, waktu sendiri, untuk keluar dan menunjukkan wujud aslinya.

sungguh mengerikan bila kita menyadari bahwa tidak semua orang yang terlihat baik, ramah, murah senyum, justru menangis paling kencang, dan terdiam paling lama. di sudut kamar dengan lilin yang menyala dan kegelapan menyelimuti di tengah malam yang dingin. hanya bergantung pada nyala lilin untuk menghangatkan diri, tak terasa rasa dingin justru yang hadir. air mata membasahi pipi dan turun ke bibir. rasa asin menjadi rasa yang biasa, bahkan mengalahkan rasa pahit dari kopi yang diminum setiap hari.

tertawa dan bersosialisasi sesama kolega, lawakan dan obrolan yang dikemukakan untuk membuat cair suasana dilakukannya demi orang lain. dia lupa bahwa seharusnya dialah yang seharusnya dibuat tertawa. namun orang lain tidak melihat, dan dia tidak ingin orang lain melihat, bukan karena dia malu. tapi salah satunya karena dia tidak yakin orang akan melihat apa yang dia tampilkan. bahkan dia saja sendiri lupa bagaimana wujud dirinya di depan cermin di dalam kamar.

sama seperti cuaca di luar, ketika pagi hari panas, namun di sore dan malam hari hujan. begitu pula dengan cuaca hatinya. bisa berubah sewaktu-waktu tanpa tanda yang jelas. mungkin, dia akan duduk di sofa atau kursi favoritnya sambil menyangkutkan earphone di telinganya. mendengar apapun yang terlintas saat itu di benaknya. terkadang, hujan turun juga saat itu, tidak deras, hanya gerimis kecil.

tak ingin orang lain kecewa dan menjadikan dirinya sebagai beban di mata orang lain yang dia kasihi. menutup diri adalah suatu kebiasaan, sehingga ia lupa rasanya bersama dengan orang lain. terbuka dengan orang lain. karena itu adalah hal yang berat. dia ingin dekat dengan orang, namun ingin kesendirian.

apa yang menjadi keinginannya, justru dia lakukan sebaliknya. apa yang diinginkan dan dikerjakan hanya berputar di dalam benaknya. tidak pernah ada yang selesai. dan semua itu menjadi tanda tanya besar dan sebuah kesimpulan yang besar. bahwa kegagalan adalah teman sejatinya. apapun yang dia inginkan tidak pernah tercapai. sehingga, tidak pernah ada keinginan. yang dilakukan adalah menghabiskan harinya saja.

Wednesday, September 17, 2025

challenge - no social media

setelah sekian lama menjalani kehidupan di 2025 yang terasa sangat melelahkan, ga terlalu juga sih sebenernya.. ibaratnya ada banyak drama di kantor yang cukup menyita energi namun juga mempererat keadaan dengan orang lain, dan selain gw habis operasi.. mostly hidup gw ada di fase yang biasa-biasa aja.. selain gw harus mengerjakan tesis.. oke long short story, gw mencoba menjalankan challenge bulanan lagi.. kali ini di bulan agustus gw mencoba untuk tidak menggunakan sosial media selama sebulan.. apakah gw bisa?

jawabannya, bisa.. mungkin sekali dua kali gw membuka sosial media, tapi gw tidak masuk ke dalam fase doom scrolling, di mana dulu gw selalu melakukan hal tersebut..


oke, jadi sudah setengah bulan semenjak gw selesai melakukan challenge itu, apa yang gw rasakan saat ini adalah gw lebih males untuk buka sosial media dan terlebih scrolling-scrolling tiada henti.. hal ini merupakan hal yang bagus, karena outcome ini lah yang gw cari.. gw gak kecanduan (memang gw sengaja menggunakan kata kecanduan) untuk main sosial media dan scrolling.. sekarang kaya cuma buat update sekilas udah gitu habis itu gw close lagi.. mostly gw buka kalo lagi di wc, itupun kalo gak nonton youtube atau main catur..


so yang gw lakukan adalah gw uninstall instagram dan twitter dari handphone gw, karena dua hal ini lah yang paling sering gw gunakan dalam aktifitas sosial media terutama dalam scrolling.. so dua apps itu gw uninstall dan yaaa, gw kehilangan update berita terkini soal demo, kejadian-kejadian yang menarik.. update temen-temen gw dan sebagai macamnya.. tapi hal yang paling gw merasa kehilangan adalah, gw kehilangan tau ada promo diskon apa aja.. dan yang paling mengganggu gw adalah ketika gw menggunakan instagram untuk mencari tahu sebuah produk atau jasa yang akan gw gunakan.. dan itu rasanya, annoying..


so, kenapa gw mencoba challenge ini sebagai langkah awal.. seenggaknya ada tiga alasan utama.. yang pertama adalah kebiasaan doom scrolling yang susah gw hilangkan, kedua adalah karena terlalu banyak berita negatif, hoaks dan sudah menjadi komunitas yang toxic, gw jadi inget salah satu video yang menggambarkan bahwa sosial media sekarang tidak seseru jaman sebelumnya.. dan yang ketiga adalah karena gw melihat temen gw sedang yudisium dan menyelesaikan tesisnya, sementara gw masih belum.. wkwkwk.. bukan gw iri, tapi gw mencegah diri gw untuk ketrigger aja sih.. hehehehe..


pada akhirnya, challenge bulan ini berlangsung dengan baik, dengan outcome yang gw mau dan semuanya berjalan dengan baik, dimana mental health gw terobati dengan mengurangi berita-berita negatif yang muncul dan seliweran.. sebagai pengganti media sosial biasanya gw mencoba untuk main game atau membaca artikel.. karena gw tahu ketika membaca itu membuat otak kita terangsang secara aktif dan bukan pasif seperti scrolling..


oke, next month challenge hanya bertahan under seminggu wkwkwk

Saturday, April 12, 2025

waktu bagi

setiap kali gw buka netflix, gw selalu bingung dengan apa yang mau gw tonton.. gw membuka list yang ada di dalam ‘my list’ section dan gw juga bingung mau menonton apa.. browsing-browsing lagi dan akhirnya menambahkan ke dalam list sampai list yang ada belum sempat gw tonton, dan bukannya berkurang semua list gw makin bertambah setiap waktunya.. begitu juga ketika buka tokopedia atau browsing kindle dan audible bahkan youtube.. banyak video, belanjaan, buku yang muncul yang gw gak tau yang mana yang harus gw tonton dan gw baca dan itu melelahkan.. begitu banyak informasi yang ada dan itu bikan kita sendiri kewalahan bahkan bingung memilih yang mana.. bahkan untuk memilih yang mana membutuhkan waktu yang cukup lama, sedangkan waktu yang kita miliki itu sangat terbatas, ya sehingga banyak hal yang harus dilakukan untuk simplify berbagai sesuatu yang ada, karena saat ini kita masuk ke dalam era di mana informasi begitu banyak.. sejujurnya gw lupa gw udah pernah nulis ini apa enggak, tapi ya beginilah adanya, konsep infoglut pertama kali gw dengar ketika gw kuliah s1 di ilmu komputer, di mana kedepannya informasi akan dengan mudah berkembang dan tersebar dengan mudah, sehingga kita kewalahan mencerna berbagai informasi yang ada dengan waktu yang sangat singkat dan kesibukan yang begitu padat, oleh karena itu memiliki fokus yang sangat tajam dan jelas itu menjadi sangat penting di era masa kini, terlebih lagi dengan adanya ai dan berita-berita hoax yang tidak mudah dikenali.. sangat sulit untuk hidup di era masa kini, bukan karena kesulitan mencari informasi atau pengetahuan, melainkan mencari informasi dan pengetahuan yang benar itu seperti apa.. berbeda dengan masa dulu.. simplification ini menjadi sangat penting karena kita meminimalisir pilihan-pilihan hidup yang ada.. terkadang kaya gw memilih untuk stay pada satu brand saja ketimbang gw mencari-cari brand-brand yang lain dan itu menghabiskan waktu gw.. ya tergantung fokus dan goals kita kemana sih.. memang semuanya itu tergantung fokus kita gimana.. lantas kalau fokus gw mau menikmati hidup dan slow living, kayanya gw harus mengurangi beberapa pilihan di dalam hidup gw, misalkan dengan cluttering atau stick pada satu hal yang bener-bener gw suka saja.. civ 7, here i comeee

Wednesday, July 10, 2024

update

so, udah lama gw gak nulis di sini.. dan mau kasih update aja kalo gw masih idup.. wkwkwk.. yah kaya ada yang baca aja sih.. so setelah setahun gak update, gw mau kasih kabar bahwa sekarang gw udah sibuk, dan sekarang lagi ngambil s2.. dan gw dapet tugas untuk menjadi ketua natal di gereja.. weleh,, padahal gw bilang bahwa nanti desember gw bakal sibuk sama tesis, tapi yaudalah ketika ditunjuk, yaudah gas aja lah.. setelah gw mencoba memetakan dan menjalani dan memantau beberapa hal, gw akhirnya membuat rapat perdana dengan tim kecil gw.. ada hal yang ingin gw kejar dalam hal ini, yaitu kita melakukan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhan jemaat yang ada dengan menerapkan beberapa poin yang harus dihindari, yaitu misuse, disuse, abuse.. karena kami ini gereja kecil, jadi banyak orang yang harus "diabuse" karena kalo gak gitu gak ada orang lagi yang bertugas.. tapi sebetulnya yang menjadi pertanyaan, apakah memang butuh banyak orang untuk bertugas, atau kita minimalisir semua aktifitas menjadi kegiatan yang penting.. banyak yang menolak, karena terlalu ekstrim, tapi ya gw orangnya suka memang agak ekstrim.. karena kebutuhan gereja banyak, dan sedang ada pembangunan, makanya kayanya agak sulit untuk melakukan hal tersebut di gereja, jadi ada beberapa opsi, dan salah satu opsi yang gw kemukakan adalah dengan tidak mengadakan perayaan natal.. tapi ya tentunya hal ini banyak ditolak dari tim gw.. bahkan gw bilang, ya kenapa perlu pemain musik? kalau bisa hanya satu keyboard atau alat musik aja juga gapapa.. kalo bahkan gak pakai alat musik juga gapapa kan.. memang hal yang gw lakukan agak terlihat berbeda, tapi gw pengen tim gw melihat segala sesuatu bukan dengan kacamata kuda, melainkan dengan beberapa pertimbangan yang ada dan beberapa sudut pandang yang ada.. so yah, wis mi lak

Tuesday, June 14, 2022

difficulty

almost on every game that I have ever played have difficulty choices before you start the game.. or you can change it in the middle of the game.. it only affect the ai or computer, not the other persons if you play co-op or multiplayer or pvp or something similar like that.. I won't talk a lot about game and its difficulty. but usually when I play, I choose hard or very hard level.. it's not that I am expert on the game things, but sometimes on the hard level, you can have satisfaction after you finishing it.. on the normal or easy level, there isn't any intriguing moment when you play it.. yeah, there is some game that do not have any level and their basic level is difficult, but it just small piece of it..

I usually play the game with specific genre that I am quite good in it, e.g. turn based strategy, simulation, rpg.. but if I played another genre of game, even on the easiest level, I cannot finish it and sometimes get frustrated of it.. like if I played some FPS game, I couldn't stand of it.

well, I hope we can adjust difficulty of this life, since I felt that this life is quite hard to be lived on.. or maybe it is just me that are bad on this game..

somehow I just think that the universe set this life to be on extreme or ultimate difficulty (or you name it any highest level difficulty that you ever heard).. sometimes I feel that it was too difficult to me to achieve some great or higher achievement on this game.. I just got stuck on basic or just 2 star equipment to battle this world.. with its higher difficulty I don't think that my equipment is able to face any enemy or monster on this level.. or maybe i just pick the wrong stats for myself, maybe I just pick greater HP rather than greater attack or some special skills.. it means I can't attack any enemy and just endure and waiting with the time being..

I don't think I can face any boss on this level, I rather choose another way or just wait up, until I'm fully ready to face the boss on this level.. why? because my stat and equipment is just so lower than the boss level. it makes quite impossible to face the boss.. or yes, i can face the boss if i am skillful enough and can evade every attack from the boss.. but the problem is I'm not that good at this game.. unless we change the genre, or at least change the difficulty..

so, please add new patch for this life, to be able adjust difficulty in the middle of the game..

or, restart game? please