Friday, June 27, 2008

demokrasi

Kita semua pasti sudah familiar dengan kata ini..Namun apakah kita sesungguhnya tahu apa arti demokrasi yang sesungguhnya?

Menurut kamus besar bahasa Indonesia yang gw punya..

demokrasi adalah 1) (bentuk atau sistem) pemerintahan yang segenap rakyat turut serta memerintah dengan perantaraan wakilnya; pemerintahan rakyat. 2) gagasan atau pandangan hidup yang mengutamakan persamaan hak dan kewajiban serta perlakuan yang sama bagi semua warga negara

Namun..dari sistem inilah muncullah konflik-konflik yang terjadi di tengah bangsa Indonesia ini....

Mau tau jawabannya..kita tanya Galileo (source: acara kuis waktu gw kecil dulu)

Ini disebabkan oleh penggunaan kata 'demokrasi' itu sendiri..

1) Demokrasi adalah pemerintahan rakyat..

Berarti rakyat yang memerintah..jadi semua rakyat hanya "memerintah"..trus siapa yang bekerja dong??

Dan pemerintah bisa diartikan orang yang memberi perintah...dimana biasanya kalimat perintah menggunkan tanda seru memiliki nada pengucapan yang tinggi (alias marah atau keras)...Jadi rakyat yang bertindak sebagai pemerintah bisanya marah2 atau bertindak dengan keras...

Ini adalah kesalahan dalam penggunaan bahasa...coba kalau 'pemerintah' diganti dengan 'pemerhati'..mungkin ceritanya akan berbeda...hehehehe....

2) Demokrasi mengandung kata demo

Bila kita penggal kata ini secara paksa...maka akan terbelah menjadi dua kata, yaitu demo dan krasi

Demo. Demo adalah kependekan dari kata demonstrasi..dimana sekumpulan orang berkumpul untuk mengaspirasikan "suara" mereka...

Krasi. Arti dari krasi bisa kita lihat dari penggunaan kata tersebut dalam teokrasi atau birokrasi yang dapat diartikan secara singkat yang berarti sebuah sistem...

Jadi, demokrasi adalah sebuah sistem yang terdiri dari demo...

Berarti..tidak dapat disalahkan bahwa pada negara kita banyak sekali diwarnai oleh demonstrasi besar-besaran..terutama akhir-akhir ini mwnyangkut kenaikan bbm...

Meskipun..banyak sekali demonstrasi yang berlangsung ricuh dan menjadi sebuah kerusuhan..


Akhir-akhir ini kita sering kali melihat demonstrasi yang sering kali berlangsung ricuh...Contoh...demo di kampus UNAS, UKI, Moestopo, Atma Jaya, dan di depan Gedung "Dewan yang terhormat"

Memang ironis memang..melihat mereka katanya berjuang untuk rakyat..namun membuat kerugian untuk rakyat itu sendiri..merusak fasilitas umum...membuat jalan menjadi macet...memblokir jalan raya dan jalan tol...

Wow tidak bisa dihitung berapa kerugian yang harus rakyat derita...mulai dari kerugian waktu..emosi..uang untuk bayar bensin..kerugian kalori yang terbuang akibat macet..Jangan2 ada yang diputusin pacarnya gara2 kena macet akibat demo..hehehe..coba bayangkan...

Mereka merusak...membakar..melempar..menendang..membanting..dan segala macamnya..dan berlaku tidak sopan kepada aparat keamanan...

Mobil dibakar...Wow...dulu ban dibakar...sekarang udah naik level jadi mobil yang dibakar..trus nanti apa lagi yagh yang dibakar? Mungkin showroom-nya yang dibakar atau kalo naik level lagi pabriknya jangan2 yang dibakar...

Ada yang berkata kerusuhan sudah direncanakan...ini bisa dilihat dari sudah disapkannya bom molotof (gw ga tau nulisnya)..dan memang se[ertinya ditunggangi oleh pihak-pihak tertentu...Semoga aparat yang terkait dapat mencari tahu siapa dalangnya...

Ini semua terjadi karena dilandaskan oleh demokrasi...

Pengen demo?? kan demokrasi..pengen ngerusak?? kan demokrasi..pengen ngebakar?? kan demokrasi..pengen demokrasi?? kan udah demokrasi...

Demokrasi dijadikan tameng...kebebasan untuk beraspirasi dijadikan tameng..hak-hak selaku warga negara dijadikan tameng..kesetiakawanan dijadikan tameng...kalo tameng terus..apa yang jadi pedang?? Yaitu dia demo anarkis...

Malahan ada yang menyalahkan aparat keamanan yang bertugas..padahal menurut pengamatan saya..mereka yang melempari dengan batu..mengolok2 polisi dengan memukul2kan -maaf- pantatnya di depan polisi...tidak ada lagi sopan santun...

Mereka membuat demokrasi menjadi hal yang lain..DEMOnstrasi KekeRAsan Indonesia...mereka mungkin ingin menunjukkan kekerasan ala Indonesia yang sudah merebak di semua kalangan...

mengingat hal itu gw jadi ingat sebuah lagu...

bangun pemudi pemuda Indonesia
tangan bajumu singsingkan untuk negara
masa yang akan datang, kewajibanmu lah
menjadi tanggunganmu terhadap nusa
menjadi tanggunganmu terhadap nusa

sudi tetap berusaha jujur dan ikhlas
tak usah banyak bicara trus kerja keras
hati teguh dan lurus, pikir tetap jernih
bertingkah laku halus, hai putra negri
bertingkah laku halus, hai putra negri

Lagu ini mungkin tidak mencerminkan sikap bangsa Indonesia akhir2 ini..terutama di kalangan anak muda masa kini...

sungguh ironis memang...

Coba kita renungkan apakah ini adalah identitas bangsa kita?? bukankah kita dikenal oleh sikap ramah tamahnya...

Apakah ini budaya kita..penuh dengan kekerasan...memang sulit untuk mewujudkan sebuah bangsa yang ideal..tapi itu merupakan hal yang mungkin...karena tidak ada yang tak mungkin di dunia ini...

Apakah hati kita tergerak oleh keadaan Indonesia seperti sekarang ini?? ataukah kita cuek2 saja melihat hal ini...

Ataukah kita bersedih melihat Indonesia kita sudah berubah menjadi seperti ini?? ataukah kita malah tertawa melihat hal ini...

Marilah kita bersama2 mendoakan Indonesia kita tercinta..

Marilah kita menangis untuk Indonesia...

Marilah kita membawa bangsa kita dalam doa2 pribadi kita...

Semoga Tuhan mencurahkan kasihNya ditengah2 bangsa kita ini...

No comments: