Saturday, January 14, 2012

tiga sudut

aku melihat sebuah bangun ruang
terdiri atas persegi panjang yang menjadi dasar
dan dikelilingi oleh segi empat yang indah
di atasnya dihiasi oleh piramida

aku melihat sebuah bangunan
bangunan di mana banyak orang berkumpul
tersenyum, tertawa, bergembira
bahkan menangis
menghiasi dan melengkapi bangunan itu

tidak begitu megah
namun nyaman
dan memberi keteduhan
tidak begitu mencolok
namun sedap dipandang mata

menjadikannya menjadi sebuah komposisi
yang unik dan langka
indah dan dinamis

begitu aku masuk ke dalamnya
suasananya begitu damai
teduh dan nyaman
membuat diriku tidak ingin beranjak
membuat diriku untuk tetap ada di sana
selamanya

aku melihat sekelilingku
melihat orang-orang yang ada di sampingku
semua dengan muka bahagia
tidak ada dukacita yang terpancar

aku menengadah ke atas
melihat ukiran indah di atas
aku menengok ke kiri
aku menengok ke kanan
semua terlihat sempurna

aku berjalan ke depan
mencoba melihat dari sudut yang lain
aku berdiri di depan
dan aku terkesima

aku berjalan mengelilingi tembok
menyusuri setiap sudut
dan aku melihat sisi yang lain

aku berjalan ke tengah
dan aku mulai mengerti isi bangunan ini
dan apa yang membuatnya istimewa

dan aku menyadari
ada banyak pilar megah
yang menggantung dan menopang
menahan dan memberi ornamen
yang indah dan gagah

aku mencoba mengamati pilar itu
dan aku menemukan banyak pilar
pilar-pilar kecil yang menopang
dan membentuk sebuah pola

lalu mataku tertuju pada pilar besar
pilar yang sangat besar dan megah
aku mengamati sekelilingku
ada tiga pilar besar yang menopang
pilar besar yang menahan bangunan ini
pilar besar yang menjadi simbol bangunan ini

aku mengelilingi pilar itu
mencoba mengamati dari dekat
mencoba membayangkan diriku menjadi salah satu pilar
mencoba merasakan kemegahan yang ditawarkan

aku mengamati dari dekat
melihat
menyentuh
dan meraba

dan aku menemukan permukaan yang kasar pada pilar itu
aku beralih kepada pilar besar yang lain
dan kutemukan hal yang sama

dan aku meraba kembali dan menemukan lubang
lubang besar yang tak terlihat
lubang yang sangat berbahaya
dan aku menyadari bahwa pilar tersebut sudah rapuh

terkejut dan tersentak
melihat banyak orang di dalamnya
yang sungguh tak menyadari
kerapuhan dari pilar besar tersebut

aku berlari ke pilar-pilar kecil
dan menemukan hal yang tak jauh beda
kasar namun tak sekasar pilar besar
rapuh namun tak serapuh pilar besar

dan aku sadar bahwa bangunan ini dalam bahaya
dengan orang-orang di dalamnya
dan aku mencoba berlari ke luar
menyelamatkan diriku
sendiri...

No comments: