Monday, October 13, 2014

setitik hitam

tempo hari yang lalu gw pergi ke surabaya untuk menemani keluarga gw yang pergi ke sana.. akhirnya gw harus mengambil cuti dan mempersiapkan beberapa keperluan untuk ke sana.. akhirnya gw pergi ke sana dan pas berangkat gw naik pesawat ke surabaya..

fyi, ini bukan cerita tentang perjalanan gw ke sana.. karena ga ada yang spesial selain gw bisa menghabiskan novel di sana.. tapi ada hal menarik yang gw temukan ketika gw sedang dalam perjalanan di pesawat dan mau pergi ke surabaya.. gw dapet tempat duduk di row depan dan deket jendela.. selama gw di pesawat gw menghabiskan waktu untuk tidur setelah tinggal landas karena ga ada entertainment di dalem pesawat dan ga dapet makanan.. jadinya gw tidur aja..

alhasil setelah take-off gw langsung terlelap dan gw baru bangun ketika gw mau mendarat di surabaya.. terus gw melihat ke luar jendela dan melihat pemandangan di sana.. dan gw melihat dunia yang terlihat sangat kecil dengan gw bisa melihat jalanan yang ada dan mobil-mobil itu terasa sangat kecil sekali.. rumah di tengah sawah yang jauh dari hiruk-pikuk kota dan segala keindahannya..

trus gw menyadari dan berpikir bahwa kecil sekali orang-orang tersebut jika dilihat dari atas.. sangat berbeda jika dibandingkan dengan kita yang bermain lego.. kayanya satu orang itu ibarat satu pixel di tengah2 sebuah gambar dengan resolusi 720p.. kaya ga berarti banget sih jatuhnya.. trus gw menyadari bahwa ternyata banyak banget orang yang ada di bumi ini jika dibandingkan dengan gw.. dan gw merasa bahwa kita adalah orang paling benar se antero jagad raya.. wow.. sungguh egois sekali..

jika gw komplain dan protes kepada Tuhan.. apakah gw terlalu egois? ada banyak orang yang membutuhkan, tapi gw hanya komplain dan merasa bahwa Tuhan adalah milik gw semata.. well, kalau kita ngobrol sama orang.. orang itu mau ga mau harus dengerin kita ngomong tanpa memperdulikan hal lain di sekitarnya.. tapi cerita tentang Tuhan ini sungguh berbeda.. mungkin Dia bisa mendengarkan celotehan orang banyak secara simultan atau apalah.. tapi tetep aja gw merasa bahwa diri gw egois..

dan gw merasa bahwa diri gw itu ga ada apa-apanya dibanding dengan seisi planet bumi.. gw seringkali merasa bahwa pusat dari kehidupan adalah kita sendiri.. sama seperti teori bumi sebagai pusat alam semesta.. padahal ada banyak orang lain yang mengambil bagian di dalamnya.. well. i think that i'm nothing. no one. just a pixel in our whole picture.

dan setelah itu gw sempet berpikir dan berpikir lagi.. ya gw emang suka banget berpikir.. dan ketika gw naik taksi untuk pergi ke suatu tempat gw berpikir seperti ini.. sebelumnya kan gw pamitan sama orang tua lalu pergi naik taksi.. satu hal yang gw pikirkan adalah cuma gw yang tahu apa yang sesungguhnya gw lakukan.. dan orang tua gw ga tau apapun yang sebenarnya gw lakukan.. ya, kita ga bisa melihat hal yang ga kelihatan.. sedangkan kita hanya memandang berdasarkan tindakan bukan berdasarkan alasan.. tapi bukan itu yang pingin gw bahas.. yang mau gw bahas adalah kita sendiri yang tahu apa yang sesungguhnya terjadi tanpa mengesampingkan ada orang lain yang mengambil bagian..

No comments: