Thursday, March 5, 2015

menerima apa yang diminta

gw pernah ketemu dengan orang yang ketika dia menerima apa yang dia inginkan dia justru meninggalkannya serta merasa bahwa hal itu adalah sesuatu yang tak berharga, berbeda dengan posisi di mana dia sangat ingin hal tersebut.. dan rasanya itu adalah gw menjadi kesel dengan orang itu karena apa yang diinginkan udah dikabulkan tapi kenapa malah menyianyiakan dan atau membuangnya,, bukankah itu adalah yang dia inginkan?

dan kalo dipikir-dipikir gw adalah orang yang termasuk ‘lucky’,, dalam arti ada beberapa hal yang memang gw inginkan dan gw doakan itu terkabul.. misalkan gw pengen kuliah di fasilkom ui.. dan gw dapet.. dan gw pengen kerja di kantor yang deket dari rumah gw.. dan gw mendapatkan hal itu.. namun ada beberapa orang yang tidak sama seperti gw.. ada yang menginginkan sesuatu dan dia ga dapet (pada kesempatan pertama) dan akhirnya dia mendapatkannya dia merasa sangat girang dan bersukacita sekali, bahkan kadang sampai melebihi batas.. dan terkadang saya merasa kurang bersyukur atas segala hal yang sebetulnya saya minta.. bukankah itu adalah yang saya inginkan?

kali ini di level yang lebih tinggi dari sebelumnya.. gw meminta sesuatu namun ketika gw menerima jawabannya, gw cukup kaget.. kaget dalam arti adalah itu di luar perkiraan gw.. bingung harus merespon apa dengan jawaban itu.. well, tentunya ini dalam konteks dimana jawaban itu sesuai permintaan kita.. itu membuat gw bingung dan memperkirakan segala kemungkinan yang ada.. fyi, gw tipe pemikir, jadi banyak hal yang mesti gw pertimbangkan.. bahkan gw cukup sering meminta nasihat kenapa orang yang gw anggap kompeten, atau at least gw pengen melihat dari sudut yang berbeda dari apa yang gw lihat dan pikirkan.. dan mereka berkata “bukankah itu yang lo mau? terus sekarang gimana respon lo aja”, ya.. bukankah itu adalah yang diriku inginkan?

No comments: