Monday, January 2, 2017

this christmas

kalau gw membandingkan natal kali ini dengan natal-natal yang gw alami beberapa tahun belakangan ini, katakanlah 5 tahun terakhir, natal ini mungkin akan menjadi natal yang biasa saja kali yaa.. ga ada acara tukar kado, ga ada acara apalah itu, suasana yang gw cari enggak begitu terasa, dan salju ga turun hahahaa.. eh turun deng, tapi bukan di indonesia.. well kalo indonesia kena salju sih udah tanda bahaya (kecuali yg ada di pegunungan jaya wijaya yaa)..

natal tahun 2012, gw habiskan dengan kerja di kantor pada malam natalnya.. natal tahun 2013, menjadi salah satu natal tergloomy gw.. natal tahun 2014 gw rayakan dengan sesuatu yang sangat luar biasa karena gw mendapati sesuatu yang sesungguhnya hilang.. natal tahun 2015, menjadi natal yang so so buat gw.. dan malam natal tahun 2016 ini ga ada sesuatu yang spesial sesungguhnyaa..

karena malam natal kali ini jatuh pada hari sabtu, jadi gw seharian libur, dan gw habiskan dengan menonton film-film natal.. mulai dari santa clause, home alone, arthur christmas.. gw mencoba merasakan suasana natal dengan film-film itu, ya cukup terobatilah suasa liburan dan salju-saljuan itu.. tapi sejujurnya gw merindukan suasana misa malam natal sih..

oh iya.. beberapa hari sebelumnya gw ikut dateng di natal alumni kristen 70, yang keren sih menurut gw.. karena udah lama ga dapet momen kaya gitu lagi, temanya simple ‘let it shine’ dan pembicaranya membawakan materi ini dengan sangat simple, karena lebih banyak ilustrasi, ilustrasi yang membuat terenyuh dan berkaca-kaca.. bagaimana kita tetap bisa bersinar di manapun kita ditempatkan, ga mesti menunggu kita siap pun, tapi kapanpun kita tetap bisa bersinar, salah satunya dengan tersenyum..

satu pesan yang simple tapi menyentuh dan applicable..

dan tibalah di hari natal, satu hal yang menjadi kebiasaan setiap natal adalah pergi ke gereja tentunya, ditambah baju baru hahaha.. tapi sejujurnya gw menantikan setiap momen pembacaan dan perenungan firman tuhan, maka dari itu gw agak cukup kesel kalo ada yang ga fokus dan gak memperhatikan perenungan firman tuhan.. hehehe.. tapi sejujurnya gw selalu menanti-nantikan hal itu, karena itu menambah pengetahuan dan pengenalan gw..

salah satu hal yang gw gak begitu suka dengan gereja karismatik adalah banyak khotbahnya membahas tentang akhir zaman bahkan pada saat momen tematik, misalkan paskah, atau kenaikan ke sorga, bahkan terkadang di momen-momen apapun pembawaannya banyak tentang akhir zaman.. bagus sih, tapi terkadang ada hal yang lebih menarik dan lebih penting ketimbang membawakan tentang hal itu, oh iya ini murni opini pribadi sih.. so hal yang gw takutkan ketika di momen natal ini, materi yang disampaikan adalah tentang akhir zaman, bagaimana Yesus akan datang kembali bukan sebagai bayi natal, melainkan sebagai Raja yang memerintah.. itu bagus, tapi sejujurnya gw membutuhkan sesuatu yang lain.. karena sesungguhnya gw pengen mendengar firman yang menyentuh batin.. ya gw haus akan hal itu..

yes, i’m thirsty

lalu gw datang ke gereja dengan ekspektasi yang tidak terlalu tinggi, oh iya, sekarang gw dateng ga begitu telat kaya dulu.. dan pada hari itu gereja lebih sepi dari biasanya karena orang-orang lagi pada mission trip dan banyak yang pulang kampung.. tapi gw duduk di baris kedua dari depan sebelah kiri.. enaknya duduk di depan adalah mostly lo ga akan begitu terganggu dengan pergerakan orang-orang.. karena yang lo lihat itu cuma dikit dan fokus ke mimbar saja.. ya gw duduk di sana..

oh iya.. sebenernya gw bukan orang yang karismatik banget sih, (mungkin nanti bisa dilihat di tulisan gw yang lain) tapi kali itu gw sangat menikmati pujian yang dinaikkan.. ada satu lagu yang lumayan lama, well, kategori lama di sini adalah lagu yang beredar tahun 90an.. menurut gw lagu-lagu di jaman itu keren banget.. judulnya ‘ku kagum akan engkau’.. entah mengapa gw sangat menikmati lagu ini dan rasanya gimana gituu.. hehehe.. ya intinya gw menikmati setiap momen natal itu sihh.. gw lupa sihh, lagu sebelum masuk firman itu apa.. nanti kalo inget gw update dehh..

dan masuk ke sesi firman tuhan, tema yang dibawakan adalah Immanuel, Allah beserta kita.

diambil dari perikop Matius 1 ayat 23.. perikop yang pendek tentang kelahiran Yesus Kristus.. tapi perikop ini merupakan perikop inti dari tema yang akan dibahas.. yang biasa bertugas membawakan firman tuhan setiap momen khusus adalah bapak gembala, kali ini om pantja yang membawakan di natal, kecuali kalo berhalangan..

gaya om pantja kalau lagi membawakan firman tuhan adalah membacakan satu ayat utama dulu nanti baru penjabarannya.. nah setelah membacakan ayat tadi, dibahas lah tentang pandangan antara atheis dan non-atheis, orang yang percaya bahwa Tuhan tidak ada dan Tuhan ada.. lalu disampaikanlah beberapa pandangan dari beberapa sudut.. nah setelah membahas itu kembali lagi ke Immanuel, Allah menyertai kita..

seinget gw dia menceritakan tentang penyertaan Tuhan yang selalu ada buat kita, tentang hal-hal besar yang terjadi di dalam hidup kita, tentang pengalaman-pengalaman yang terjadi di hidup kita, bahwa Tuhan selalu ada di setiap hidup kita, tentang berkat-berkat yang akan ada di dalam kehidupan kita..

satu hal yang sering menjadi ilustrasi beliau kalau Tuhan mengerti setiap panggilan kita dan dia selalu ada atas hidup kita adalah tentang anak kecil yang baru diajari untuk doa makan, “Ya Tuhan, berkatilah makanan ini” suatu ketika dia pulang dari sekolah dan di tengah jalan bertemu dengan seekor kerbau yang mengamuk, dan karna dia hanya tahu satu jenis doa saja, maka dia berdoa “Ya Tuhan, berkatilah makanan ini” dan kerbau itu pun undur dan tidak menghantamnya. Tuhan mengerti doa kita, bukan apa yang kita katakan, tapi dia mengerti itu..

“Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya."
- Mazmur 91:15

lalu setelah itu disinggung mengenai mencari Tuhan selama Ia berkenan untuk ditemui.. di Yesaya 55.. di situ gw membaca ayat-ayat lain di Yesaya 55, yang mengenai rancangan Tuhan berbeda dengan rancangan kita..

satu hal yang menarik adalah ketika sedang menjelaskan mengenai Allah itu ada, beliau menyampaikan tentang mana yang lebih dulu, telor atau ayam? sebuah pertanyaan klasik, tapi mostly yang ada di sana menjawab ayam terlebih dahulu, sedangkan gw menjawab telor terlebih dahulu, kenapa telor terlebih dahulu, karena bacanya telor ayam, bukan ayam telor.. hahaha.. dan penjelasannya adalah kembali kejadian.. bagaimana binatang diciptakan..

binatang diciptakan dari tanah, sedangkan manusia dari debu tanah.. which is debu tanah adalah bagian kecil dari tanah, yang sebetulnya ga begitu berguna.. manusia yang derajatnya ada di bawah binatang, tetapi dihembuskan nafas, dan kedudukannya menjadi di atas binatang, manusia yang hina ini diciptakan segambar dan serupa dengan Allah, manusia yang gak jelas ini menjadi biji matanya Tuhan..

menurut gw kali itu, bridging dan pembawaan firman tuhan kali itu luar biasa bagus, dan jauh di luar ekspektasi gw..

sebelum mengakhiri sesi firman tuhan, kali ini om pantja meminta memainkan sebuah lagu yang keren.. “kasih setiamu”.. well gw sangat suka lagu ini.. ya karena gw pecinta lagu lama.. hehehe.. tapi ini lagu simple yang keren..

ketika menyanyikan lagu ini gw selalu inget tentang khotbah sebelumnya kalo manusia adalah dari debu tanah yang gak ada artinya.. manusia yang ga penting dan gak berguna, tapi Tuhan terlampau baik buat kita umat manusia, sampai dia mengirimkan AnakNya untuk turun ke dalam dunia dan mencari serta menyelamatkan kita.. hal itu membuat gw sangat terenyuh dan sangat sedih.. sedih dalam arti, meenn gw merasa bahwa gw ga layak banget untuk menerima itu semua.. (dan gw kembali inget kalau gw pernah membawakan hal yang kurang lebih sama juga di remaja)

hal ini yang gw rasakan ini sangat terwakili oleh lagu yang dimainkan dan dinyanyikan bersama itu.. sambil menyanyikan lagu itu saja sudah membuat gw sangat sedih dan berkaca-kaca.. dan luar biasanya kali ini, om pantja bisa mengiring musik untuk bermain dan membawakan suasana dengan baik.. musik dibuat mengalun dengan pelan sambil dia membacakan sesuatu..

lagu ini diciptakan oleh pdt ir niko, dan waktu itu ada seseorang yang bertanya kepada penciptanya, ‘kenapa berkat Tuhan hanya membuat kita sempat terpesona, bukankah harusnya kita sungguh terpesona atas berkat Tuhan, berarti setelah itu kita tidak terpesona lagi karena hanya sempat?'

gw juga mengajukan pertanyaan yang sama, lirik di sini sangat janggal dan terasa aneh.. dan bahkan di beberapa tempat ada yang mengganti kata ‘sempat’ dengan ‘sungguh’.. tapi gw selalu menghargai setiap penulis dan karyanya, karena ada maksud dalam setiap kata..

dan beliau menyampaikan bahwa ya, memang sengaja dibuat bahwa kita hanya sempat terpesona saja, karena kita gak boleh fokus dengan berkatnya, kita tidak boleh terpaku dengan kejadian-kejadian yang wow yang orang lain alami dan kita alami, melainkan kita bisa berbuat sesuatu yang lebih yang jauh lebih berguna dan membangun, ketimbang kita hanya fokus dan terpaku dengan berkat Tuhan.

mendengar hal itu sesungguhnya gw ‘jleb’ ini menjawab semua pertanyaan gw mengenai lagu ini.. dan gw inget bahwa om pantja pernah menyampaikan hal yang serupa di khotbahnya, bahwa berita-berita luar biasa itu bagus, kesaksian-kesaksian itu bagus, tapi itu bukan intinya, itu tidak bisa disamakan dengan firman tuhan, karena mostly ada beberapa gereja yang sangat mengedepankan kesaksian dan kejadian yang wow serta mujizat yang luar biasa.. tapi itu ada untuk memperkuat iman kita. yang tetap menjadi tujuan adalah Tuhan dan FirmanNya..

kata ‘sempat’ membuat kita tidak hanya diam dan terpaku saja melainkan berjalan

gw ga sanggup untuk berkata-kata lagi.. mata gw udah berkaca-kaca.. gw udah lama banget ga merasakan sesuatu yang sangat menyentuh gw.. entah kenapa gw sangat menikmati momen itu, bahkan gw ga pengen momen itu selesai, gw ga pengen udahan, gw ga pengen lagu ini selesai tapi dimainkan terus sampe gw puas menikmatinya..what a great feeling there..

Tuhan selalu mendengar setiap permohonan.. bahkan ketika gw menuliskan tulisan ini, gw sambil berkaca-kaca.. entah kenapa gw berkaca-kaca, tapi gw merasa bahwa Tuhan baik banget buat gw dan kehidupan gw.. mungkin Natal ini gw ga merasakan suasana yang gw nanti-nantikan.. tapi ini, apa yang gw dapet pagi itu, sungguh sangat luar biasa.. gw bukan orang yang ekspresif, tapi ini momen yang sangat luar biasa..

satu lagu yang sungguh sangat merubah..

kasih setia-Mu yang kurasakan
lebih tinggi dari langit biru
kebaikan-Mu yang t’lah Kau nyatakan
lebih dalam dari lautan

berkat-Mu yang telah kuterima
sempat membuatku terpesona
apa yang tak pernah kupikirkan
itu yang kau sediakan bagiku

siapakah aku ini Tuhan
jadi biji mata-Mu
dengan apakah kubalas Tuhan
s’lain puji dan sembah Kau





Blessed are those who hunger and thirst for righteousness,
     for they will be filled.
Matthew 5:6

No comments: