ada sebuah jargon terkenal, 'pergaulan yang buruk merusakkan kebiasaan yang baik'..tapi apakah sungguh-sungguh seperti itu?? pengamatan singkat yang saya lakukan memang membuktikan demikian..secara tidak langsung pergaulan kitalah yang membentuk kita seperti apa..orang-orang di lingkungan kita membentuk citra diri kita..tanpa sadar terkadang kita meniru gaya tertawa, gaya bicara, gaya duduk, gaya berjalan, tak lepas juga gaya hidup yang berada di lingkungan kita..itulah yang nantinya akan kita bawa di dalam kehidupan kita selanjutnya..yg menurut saudari okke diberi nama simbol..jadi tidak dapat dipungkiri..suka atau tidak suka senang atau tidak senang..hal itulah yang terjadi..
pertanyaan selanjutnya yang muncul di benak saya adalah buruk itu menurut siapa?? apakah dari standar kita atau dari standar orang lain (ortu, teman, kakak rohani) atau dari standar YME..oke dalam kasus ini entah baik atau buruk kah pengaruh yang gw dapatkan..bersekolah di sebuah sekolah dari saya kecil orang menempelkan sebuah stempel kepada saya bahwa gw adalah orang yang pintar (ga narsis lho..) sampai ke sebuah titik di mana saya duduk di bangku SMA kelas 2..di sini gw menjadi orang yang ga pintar (baca: malas)..cabut kelas..nongkrong di luar kelas..ya selain faktor eksternal dari guru yang jareng datang dan teman yang suka bermain..merupakan sebuah kolaborasi yang sangat apik dan akhirnya menciptakan gw menjadi orang yang tidak pintar (baca: malas dan santai)
dan kenyataannya ketika saya sudah lulus pun..beberapa sifat tersebut tetap melekat dan akhirnya menjadi sebuah cap yang sekarang menempel dalam kehidupan saya, yaitu malas dan santai..dianggap pintar sejak sd sampai sma kelas 1 dan bahkan di kelas 2 kata guru saya, saya hampir ga naik kelas gara-gara matematika..sebegitu buruknya kah saya pada saat itu..tapi meskipun demikian saya berhasil berjuang pada saat uan dan spmb..yah meskipun berjuang ala kadarnya..masuk les dan belajar di tempat..jarang saya belajar mandiri di rumah..meskipun pernah kalau tidak salah..ya tadi menurut gw itu tidak semaksimal yang bisa gw lakukan..
oke kembali ke sebuah cap..di dalam perkuliahan ini gw merasakan efek yang gw dapatkan saat kuliah dulu..yaitu lebih santai..meskipun tugas di kuliah gw berjibun dan banyak membuat orang agak "gila" saya tetap menjadi orang yang santai (dan juga malas)..ada orang yang dateng-dateng pusing dengan tugasnya..sedangkan gw duduk santai-santai saja seolah tidak ada tugas dan tidak ada beban..jadinya gw sering ngeledekin temen gw itu..yaelah gitu aja kok diribetin..santai saja main saja..wkwkwk..selain itu ada efek lain yang terjadi adalah gw lebih percaya diri..ya kata orang anak 70 itu pada percaya diri..saat presentasi pun terlihat lebih tenang dan rileks..yah meskipun ada efek sampingnya sih yaitu malas..hahaha..
jadi inget 2 tugas paper dalam satu minggu..wow..santai saja..masa bodo lah..hahaha..
Sunday, November 28, 2010
baik atau buruk
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment