belajar tidak hanya mengenai dunia akademis, belajar juga tidak hanya berbicara mengenai hal-hal baru, belajar berbicara mengenai kehidupan kita, pribadi kita masing-masing, yang di dalamnya mempunyai emosi, pikiran, naluri, nurani, yang berujung pada tindakan yang akan kita lakukan masing-masing pada akhirnya, sesuai dengan pertimbangan ajaib yang kita miliki
ada kalanya kita mampu untuk melewati pembelajaran dengan baik dan ada kalanya juga ketika kita mengalami kesulitan dalam melewati pembelajaran tersebut. saat itulah adalah saat dimana kita diperhadapkan dengan pilihan, yang jika dipersempit ruang lingkupnya akan menjurus pada dua pilihan, yaitu mengatasi pembelajaran tersebut atau tidak
lantas jika kita tidak mampu mengatasi hal itu..apakah kita mau untuk mengatasi hal itu..apakah hanya dengan kemauan kita bisa mengatasi segala hal yang ada..ataukah memang butuh kemampuan untuk mengatasi hal-hal yang menghalangi kita??
apakah kemauan menunjukkan taringnya..seperti banyak peribahasa yang ada, "when there is a will, there is a way" sehingga semua orang bisa mengatasinya dan tidak dibutuhkan keahlian khusus..
atau memangkah kita membutuhkan kemampuan dan tidak semua orang mempunyai kemampuan itu untuk menanganinya
siapakah yang akan menang..kemauan atau kemampuan??
diharapkan pendapatnya..terima kasih..
Wednesday, November 24, 2010
belajar itu sulit - kemauan vs kemampuan
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment