Sunday, March 12, 2017

hard way

Gw bukan orang pintar.

mungkin banyak orang yang gak setuju dengan statement yang gw ungkapkan di atas. entah kenapa banyak orang yang menganggap bahwa gw adalah orang yang pintar. ya, jika melihat perjalanan hidup gw, mugkin banyak orang akan melihat gw orang yang pintar. masuk ke berbagai sekolah unggulan dan semacamnya, memiliki peringkat yang baik di kelas, menjadi sumber contekan bagi teman-teman yang lain.

tapi sesungguhnya gw ga sepintar yang anda dan yang lain bayangkan

banyak metode yang ada bagi masing-masing orang dalam mempelajari sesuatu, dalam hal ini mungkin pelajaran: mendengar, membaca, menulis, mengajarkan, mengerjakan, merenungkan. nah mungkin karena gw bukan orang yang pintar seperti gw tulis di atas, gw tidak bisa mengajarkan kepada orang lain, dan gw tidak bisa membaca sehingga gw langsung mengerti. tapi metode yang gw lakukan adalah gw mendengar penjelasan terlebih dahulu, lalu gw mengerjakan soal-soal yang ada..

hal itulah yang gw lakukan ketika gw mengikuti spmb di bangku sekolah, gw lebih banyak mendengar dan mengerjakan soal, karena ketika mengerjakan soal gw termotivasi dan tertantang belajar secara tidak sadar. namun ya seringkali gw mumet dan pusing ketika mengerjakan, bahkan kadang-kadang gw suka stress sendiri ketika menghadapi persoalan yang sulit. dan naas-nya adalah gw merupakan orang yang males untuk bertanya, jadi gw sering kali stuck di dalam satu masalah.

satu kesalahan yang gw lakukan di masa kuliah adalah gw kurang sering untuk berlatih, entah kenapa di kuliah gw merupakan orang yang super duper santainya seantero angkatan, well, kenapa gw bilang seperti itu, adalah alasannya..

ketika gw melihat temen gw banyak yang lanjut beasiswa di luar dan gw begini saja, gw jadi agak gimana gitu. tapi ya sudah mau diapakan lagi, itulah kesalahan gw.. dan gw harus menerima apa yang terjadi ke depannya, dan konsekuensinya dan penyesalan yang gw hadapi. meskipun itu bukan salah satu penyesalan terbesar dalam hidup gw..

di masa kuliah lah banyak perubahan pola pikir yang terjadi.. ya harus gw akui ada beberapa manfaat yang gw dapat di masa kuliah, meskipun gw adalah orang yang males-malesan.. perubahan pola pikir dan mengenal dunia nyata yang mungkin masih agak semu, dan berteu dengan banyak orang yang berbeda kultur, budaya, pengenalan, pendekatan, itu menjadi tantangan tersendiri.. namun perubahan yang paling mencolok dalam kehidupan gw semasa kuliah adalah pola pikir.

tantangan yang gw alami juga ga gampang setiap harinya.. tiap pagi gw mesti berjibaku dengan orang-orang lain, mahasiswa lain yang ingin pergi ke depok dengan menggunakan deborah.. gw ga boleh ngekos, karena kakak-kakak gw pun begitu, gw ga nyetir naik mobil, ga dianter juga.. dan inilah tiap pagi gw mesti bertempur antara hidup dan mati.. mungkin agak lebay, tapi bayangkan ketika anda harus berada di pinggir pintu bis, dengan satu kaki pijakan dan satu pegangan tangan, dan bis berjalan di kecepatan 80kmph, dan jikalau gw lepas pegangan, mungkin gw bisa lewat, mencoba bertahan sekuat mungkin..

mungkin itu pembelajaran fisik yang gw alami, namun fisik tidaklah ada artinya dibandingkan pikiran..

pikiran adalah hal yang berbahaya yang dimiliki manusia, itu bisa menjadi sesuatu yang baik dan membangun namun bisa menjadi sesuatu yang buruk dan merusak..

pikiran gw dibentuk menjadi sesuatu yang kritis di masa gw kuliah, ya meskipun seperti gw bilang, gw ga secerdas yang temen-temen kira, tapi ini adalah bekal yang diberikan oleh fakultas gw.. pikiran.. bagaimana kita melihat segala sesuatu, memandang sebuah masalah, melihat dari sudut yang objektif, dan mencari cara terbaik dan tercepat untuk menyelesaikan sebuah masalah, dan tentunya itu semua abstrak..

namun pembentukan pikiran tidak sebanding dengan pembentukan hati

gw tipe orang yang gak akan belajar kalo gak ada problem, gw juga bukan tipikal orang yang akan mencoba sendiri kalau gak ada sesuatu katalis yang membuat gw harus mengerjakannya.. contoh gampangnya adalah gw gak akan membersihkan kamar kalau gw disuruh atau kalo gw lagi mencari sesuatu yang gak ketemu-ketemu atau ada faktor lainnya.. jadi gw akan mengerjakan kalau ada sesuatu dari luar.. ya gw belajar dari pengalaman

dan pengalaman pahit selalu menjadi guru yang paling baik

mungkin gak ada yang tahu kalo gw dulu adalah orang yang super duper pemalu dan pendiam.. bahkan gw orangnya adalah orang yang jarang ngomong, sekarang? gw selalu ngomong dan ga bisa pernah berhenti bahkan menimbulkan pertanyaan dan perdebatan.. hal yang merubah saya bukanlah karena saya baca buku Rick Warren atau Mario Teguh tentang kepemimpinan.. tapi karena ada paksaan dari luar..

gw akan selalu ingat akan satu kata-kata yang pernah keluar dari kakak rohani gw dan juga kakak kpd kedua gw..

“jangan pernah menyesal atas apa yang pernah lo lakukan buat mereka"

gw dibentuk dengan dipertemukan dengan banyak orang, ada satu ketika di mana gw harus membawakan suatu materi di depan orang banyak, meskipun masih dalam lingkup yang kecil, tapi hal itu yang membuat gw yang dulunya super duper pemalu berubah menjadi sedikit lebih baik, dan selanjutnya gw berkembang menjadi seperti ini, tapi kadang gw rindu dengan diri gw yang dulu dimana gw menjadi sosok yang pendiam.. maybe it’s too late, isn’t it?

satu hal yang paling cukup membekas adalah lo kaya merasa ditolak.. ditolak dalam arti ketika gw mencoba mengerjakan sesuatu, hal itu tidak berhasil.. tugas gw waktu dulu salah satunya adalah follow up gimana kebaktian hari itu berlangsung, hari jumat gw mencoba menghubungi namun selalu saja ada alasannya, entah belajar, entah dipanggil ortu, entah ngantuk dan ini dan itu..

dan itulah salah satu sisi di mana gw mesti belajar merendahkan diri, dan menerima keadaan tersebut, belajar menjadi orang yang sabar.. dan sekarang gw menjadi orang yang cuek yah kalo boleh dibilang atau kalo bahasa halusnya gw bisa bilang kalo gw menjadi orang yang boleh lo omelin seenak hati lo.. wkwkwkwk.. sampe kakak gw yang cewe bilang kalo gw orang yang sabar.. well you don’t know sis..

begitu pula dengan banyak hal yang terjadi di luar dunia sana, gw bukan orang yang pintar sehingga gw bisa naik menjadi team leader.. kalo dilihat banyak orang pintar di luar sana, tapi entahlah kenapa gw yang terpilih.. dan di sini gw belajar lagi by trial and error.. belajar memimpin tim.. belajar menjalani hidup, belajar menyenangkan orang lain, belajar menjadi pribadi yang lebih baik.. well, that’s not an easy as i thought..

but we won’t know until we try it

and if I fall, I will get up, even though it’s hurt..

I have to..

No comments: